Ziarah ke Makam Mbah Ngali di Kampung Jannah

KH Ali Hasyim atau lebih dikenal dengan Mbah Ngali adalah kyai kharismatik asal Nganjuk, Jawa Timur yang hijrah ke Lampung Tengah tahun 1955. Daerah yang pertama kali beliau tuju adalah desa Banjarsari Metro. Setahun bermukim di Banjarsari, beliau kemudian pindah ke Sido Rahayu Punggur dan menetap disini hingga akhir hayat.

Selain merintis berdirinya Pondok Pesantren Baitul Mustaqim, KH. Ali Hasyim adalah Mursyid Thoriqoh Al-Kholidiyah An-Naqsyabandiyah di provinsi Lampung.

KH Ali Hasyim merupakan putra pertama dari lima bersaudara dari pasangan Mbah Hasyim dan Siti Khofiyah. KH Ali Hasyim dilahirkan dan dibesarkan di desa Kelutan, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

Mengenai usianya, terdapat beberapa versi dari keterangan narasumber. Sebagian berpendapat usia beliau mencapai usia 125 tahun, dalam keterangan lain, KH. Ali Hasyim dikatakan sebaya dengan Presiden Soekarno.

Saat ini, pondok pesantren yang beliau rintis sudah berkembang pesat dengan membuka berbagai progran pendidikan, baik formal maupun non formal. Jumlah murid atau santri pesulukan Thaoriqohnya juga sudah ribuan dan tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Karakternya yang sabar, tekun dan merangkul semua kalangan, menjadikan kiprah KH. Ali Hasyim dalam dakwah Islam berjalan dengan baik dan menjadi inspirasi serta suri tauladan umat.

Haul atas wafatnya yang diadakan setiap tahun di Pondok Pesantren Baitul Mustaqim selalu dihadiri ribuan santri dan murid beliau. Makam beliau juga tidak pernah sepi sepanjang tahun oleh orang yang berziarah yang datang dari berbagai penjuru negeri.

Ziarah Makam KH Ali Hasyim

Makam KH Ali Hasyim atau Mbah Ngali berada di komplek Masjid Baitul Mustaqim, Sidorahayu, Sidomulyo, Punggur, Lampung Tengah.

Rute untuk menuju lokasi, bila dari arah Bandar Lampung, peziarah bisa mengambil arah menuju Tegineneng, lalu belok ke arah Kota Metro. Dari Kota Metro ambil arah ke Punggur, setelah sampai di pasar Punggur, belok ke kanan ke arah Kotagajah. Lokasi makam tidak jauh dari pasar Punggur, kurang lebih 1 km. saja.

Bila dari arah Palembang, keluar tol Gunung Sugih; dari Gunung Sugih, ambil jalan ke arah Punggur, sesampainya di pasar Punggur, ambil rute ke arah Kotagajah; dan lokasi makam tidak jauh dari pasar Punggur.

Makam Mbah Ngali tidak pernah sepi dari para peziarah. Setiap hari, puluhan hingga ratusan peziarah memadati area makam beliau untuk mendo'akan arwah beliau dan atau memohon barokah Allah SWT melalui wasilah beliau.

Para peziarah datang dari berbagai daerah di Lampung dan Sumatera dengan mengendarai motor, mobil atau bus. (kj/Dms)

Add a Comment

Your email address will not be published.