Destinasi Ziarah Makam Para Waliyullah di Provinsi Lampung

Lampung yang dikenal dengan daerah pertanian dan perkebunan juga memiliki makam-makam waliyullah yang menjadi destinasi ziarah. Bagi para pecinta wisata religi, informasi berikut ini diharapkan dapat membantu untuk menemukan lokasi makam-makam tersebut.

Ziarah sendiri merupakan kegiatan yang sudah menjadi tradisi bagi warga nahdiyin. Menziarahai makam-makam wali, di dalamnya biasanya mencakup kegiatan berdzikir, berdoa dan membaca al-Quran sebagai cara seorang muslim mendekatkan diri kepada Allah SWT dan selalu mengingat kematian.

Berikut ini 10 tempat Ziarah Wali di Lampung yang direkomendasikan untuk Anda

1. KH. Ngali Hasyim

Al-Maghfurlah KH. Ngali Hasyim merupakan Mursyid Thariqoh Annaqsyabandiyah Al Kholidiyah dan pendiri Pondok Pesantren Baitul Mustaqim Punggur Lampung Tengah. Beliau merupakan ulama yang dikenal dengan kesederhaan dan ketekunannya dalam menyebarkan agama Islam dan ajaran thoriqoh.

Beliau wafat pada tahun 2009 pada usia 105 tahun (versi lain ada yang mengatakan 125 tahun) dan dimakamkan di pemakaman keluarga ndalem Pondok Pesantren Baitul Mustaqim, tepatnya di belakang Masjid Baitul Mustaqim Sidorahayu Punggur Lampung Tengah.

Google Maps

2. KH. Muhammad Busthomil Karim

Nur Muhammad Abdurrahim Busthomil Karim atau yang akrab kita sebut dengan Mbah Busthom adalah seorang Ulama kharismatik penyebar agama islam dan Thariqah di Provinsi Lampung ini. Mbah Busthom lahir di Kebumen Jawa Tengah pada tahun 1890 ayahnya bernama Sandikrama bin Dullah Siroj.

Pada tahun 1952 Mbah Busthom hijrah ke Lampung. Daerah pertama yang beliau singgahi adalah di daerah Gisting Kab. Tanggamus, hingga akhirnya hijrah ke Kampung Purwosari, Padangratu, Kabupaten Lampung Tengah sampai akhir hayat beliau.

Makam Mbah Busthom berlokasi di kompleks Pondok Pesantren Roudlotus Sholihin Purwosari, tepatnya dibelakang Masjid Pesantren Roudlotus Sholihin Purwosari.

Google Maps

3. KH. Ahmad Shodiq Way Jepara

Al-Maghfurlah KH. Ahmad Shodiq atau Mbah Yai Shodiq merupakan Mursyid Thariqah Qadiriyyah Wan-Naqsabandiyyah dan pengasuh Pondok Pesantren Darussalamah Brajadewa, Way Jepara Lampung Timur. Semasa hidupnya, Mbah Yai Shodiq dikenal memiliki kedekatan dengan banyak orang, salah satunya dengan Gus Dur.

Beliau memiliki ribuan santri dan puluhan ribu alumni yang tak hanya berasal dari Lampung, namun dari luar Lampung. Makam beliau berada di Kompleks pemakaman Pondok Pesantren Darussalamah.

Google Maps

4. KH. Habib Abu Abdillah bin Alwi Assegaf

Habib Abu Abdillah merupakan ulama penyebar islam dan thariqoh di daerah Banjarnegeri Kec. Natar Kab. Lampung Selatan. Beliau merupakan pendiri Pondok Pesantren Darul Maarif Banjarnegeri Kec. Natar Kab. Lampung Selatan. Dan makam beliau berada di komplek pemakaman Pondok Pesantren.

Perjuangan dakwah diteruskan oleh cucu beliau yaitu KH. Habib Asadullah Assegaf sebagai Pengasuh Pondok Pesantren Darul Maarif yang sekaligus Mudir (ketua) Jam'iyyah Ahlit Thariqah Al Mu'tabarah An-Nahdliyyah (JATMAN) Provinsi Lampung.

Google Maps

5. Makam Keramat Tubagus Yahya

Tubagus Yahya beliau waliyullah yang berasal dari tanah jawa tepatnya di Kenari, setelah dari kenari Tubagus Yahya pergi menuju Bogor barulah pergi untuk berhijrah ke tanah Lampung tepatnya di Bandar Lampung. Salah satu bentuk dakwah Tubagus Yahya semasa hidupnya yaitu pengobatan dengan menggunakan air, atas izin Allah banyak orang yang sakit kemudian sembuh setelah meminum air yang telah didoakan oleh Tubagus Yahya.

Beliau wafat pada tahun 1930 dan dimakamkan di komplek pemakaman tepatnya di Jalan Banten, Kuripan, Teluk Betung Barat, Kota Bandar Lampung, Lampung

Google Maps

6. Makam Waliyullah Tubagus Makhdum

Beliau merupakan waliyullah yang makamnya berada di Garuntang, Kec. Teluk Betung Selatan, Kota Bandar Lampung, Lampung.

Google Maps

7. KH. Ghalib Pringsewu

Kiai Ghalib dilahirkan pada tahun 1899 di Kampung Mojosantren, Krian Jawa Timur. Ayah beliau bernama K. Rohani Bin Nursihan dan Ibunya bernama Muksiti. KH. Ghalib hijrah ke Lampung sekitar tahun 1927. Beliau merupakan tokoh yang sangat berperan penting dalam terusirnya penjajah Jepang dan Belanda dari tanah Bamboo Seriboe (Pringsewu).

Beliau merupakan Ahli Jihad yang namanya mengharum hingga kini, diabadikan dalam nama jalan, sekolah, dan pondok pesantren. Makamnya didatangi peziarah dari seputar Lampung, Sumatera Selatan, Jambi, Jakarta, Bandung, Bogor, Jawa, dan Madura.

Makam beliau terletak di komplek pemakaman Umum KH. Gholib Pringsewu Utara, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, Lampung.

Google Maps

8. Makam Pahlawan Nasional Raden Intan II

Raden Inten II merupakan keturunan Fatahillah dari perkawinannya dengan Putri Sinar Alam dari Keratuan Pugung, dikenal sebagai pemimpin yang gigih menentang penjajahan Belanda. Gunung Rajabasa penuh dengan bekas peninggalan benteng dan kubu pertahanan perang yang menjadi saksi bisu dari kepahlawanan Raden Inten II.

Makam Raden Inten II terletak di Desa Gedung Harta dikenal dengan nama Benteng Cempaka, jarak tempuh 18 km dari Kota Kalianda.

Google Maps

9. Makam Habib Husain Alaydrus

Habib Husain Alaydrus merupakan salah satu waliyullah yang ada di Lampung. Makamnya terletak di Muara Gading MAS, Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur, Lampung.

Google Maps

10. Makam Habib Ali bin Alwi Alaydrus

Habib Ali bin Alwi Alaydrus merupakan salah satu waliyullah penyebar agama islam di Lampung. Makamnya terletak di Komplek Masjid Nurul Huda tepatnya di Jl. Raya Ketapang, Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung.

Google Maps

Sumber: Cakrul

Add a Comment

Your email address will not be published.